Nama : Diana Wahyuni
|
Konfigurasi Mikrotik Sebagai Gateway Internet
|
Tanggal : Selasa,09 Agustus 2014
|
Kelas
: XII TKJ 2
|
SK/KD :
|
|
No.
JobSheet : 2
|
I. TUJUAN
Mempelajari tentang Mikrotik
II.
II. PENDAHULUAN
MIKROTIK
Mikrotik adalah sebuah
perusahaan yang bergerak di bidang produksi perangkat keras (hardware) dan
perangkat lunak (Software) yang berhubungan dengan sistem jaringan komputer
yang berkantor pusat di Latvia, bersebelahan dengan Rusia. Mikrotik didirikan
pada tahun 1995 untuk mengembangkan router dan sistem ISP (Internet Service
Provider) nirkabel.
Mikrotik dibuat oleh MikroTikls sebuah
perusahaan di kota Riga, Latvia. Latvia adalah sebuah negara yang merupakan
“pecahan” dari negara Uni Soviet dulunya atau Rusia sekarang ini. Mikrotik
awalnya ditujukan untuk perusahaan jasa layanan Internet (PJI) atau Internet
Service Provider (ISP) yang melayani pelanggannya menggunakan teknologi
nirkabel atau wireless. Saat ini MikroTikls memberikan layanan
kepada banyak ISP nirkabel untuk layanan akses Internet dibanyak negara di
dunia dan juga sangat populer di Indonesia. MikroTik sekarang menyediakan
hardware dan software untuk konektivitas internet di sebagian besar negara di
seluruh dunia. Produk hardware unggulan Mikrotik berupa Router, Switch, Antena,
dan perangkat pendukung lainnya. Sedangkan produk Software unggulan Mikrotik
adalah MikroTik RouterOS.
MikroTik RouterOS
MikroTik RouterOS™ adalah sistem
operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer
manjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk
ip network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP dan provider
hotspot. Untuk instalasi Mikrotik tidak dibutuhkan piranti lunak tambahan atau
komponen tambahan lain. Mikrotik didesain untuk mudah digunakan dan sangat baik
digunakan untuk keperluan administrasi jaringan komputer seperti merancang dan
membangun sebuah sistem jaringan komputer skala kecil hingga yang kompleks
sekalipun.
III.
IV. ALAT
& BAHAN
- VirtualBox
- Iso Mikrotik 3.20
- Iso Windows XP
IV. LANGKAH
KERJA
MEMBUAT BARU APLIKASI YANG ADA DI VIRTUAL BOX
Langkah pertama yang harus diperlukan adalah sebuah laptop atau komputer yang sudah terinstal Virtual Box dan juga Iso Mikrotiknya.
1.
Buka aplikasi Virtual Boxnya dan
pilih New untuk membuat baru, isi
nama dengan Mikrotik lalu klik Next
2.
Lalu isi ukuran memori dengan
ukuran 128 MB, Setelah itu klik Next
3.
Setelah itu pilih “create a virtual hard drive new”, lalu klik Create
4.
Lalu pilih VDI (VirtualBox Disk
Image), dan kemudian pilih Next
5.
Lalu pilih “Dynamically allocated” kemudian Next
6.
Selanjutnya pada File location and size pilih saja Create
SETTING VIRTUAL BOX
1. Setting Storage pada virtual box
klik Empty lalu klik pada gambar CD
lalu pilih Iso Mikrotik yang akan
diInstal
2.
Setting adapter virtual box : Adapter 1 dan Adapter 2
Adapter
1 : Bridget Adapter
Adapter
2 : Internal Network
Setelah melakukkan setting pada virtual box maka Mikrotik siap untuk di instal
LANGKAH MENGINSTAL MIKROTIK
1.
Klik start untuk memulai
menginstal Mikrotik
2.
Dan ini adalah tampilan awal untuk
instalasi Mikrotik, Tekan
A
(untuk
memilih semua) lalu
tekan spasi untuk menghapus Mpls-Test dan Xen
Jika sudah
maka klik huruf (i) perintah untuk
menginstal lalu klik huruf (y) dua
kali untuk menyetujui penginstalan
3.
Setelah mikrotik terinstal lalu
klik ENTER untuk reboot mikrotik
4.
Setelah itu masukkan username admin dan passsword dikosongkan saja.Lalu Enter
dua kali
5.
Tampilan awal Mikrotik dan
sekarang waktunya untuk konfigurasi untuk jaringan.
KONFIGURASI
MIKROTIK
1.
Langkah pertama melakukkan
konfigurasi adalah dengan perintah System
Identity
fungsinya untuk memberi nama router mikrotik
Ketik : system identity set name=SMK
2.
Selanjutnya memberi password pada
mikrotik. Ketik password, lalu enter 2
kali baru isi password pada new password
dan retype new password
Selanjutnya direboot setelah
direboot cobalah masuk kembali untuk mengecek apakah sudah berhasil atau belum, jika berhasil maka tampilan
akan berubah pada nama router mikrotik
3.
Setelah itu ketik interface pr fungsinya
untuk menampilkan interface yang sudah terpasang, lalu ganti nama interfacenya agar
memudahkan untuk mengetahui interfacenya dengan nama Public dan Local,caranya ketikan
perintah seperti berikut
·
interface
set ether1 name=public
·
interface
set ether2 name=local
Setelah itu ketik kembali interface
pr untuk melihat nama interface sudah terganti atau belum
4.
Selanjutnya lakukkan ketik ip address yang fungsinya
untuk menampilkan ip address pada interface, edit ip address dengancara
Ketik :
·
ip
address add address=192.168.1.2/24
interface=public
·
ip
address add address=192.168.2.1/24 interface=local
Ketik ip address pr untuk
mengecek kembali ip address sudah terpasang atau belum
Hapus ip
address 0 dengan cara ip address remove
0
5.
Lalu ketik perintah ip route pr untuk menampilkan
konfigurasi route, ketik ip route add
gateway=192.168.1.1 untuk menambahkan gateway internet
Ketik lagi ip route pr untuk
melihat gateway sudah terpasang atau belum
6.
Lalu ketik ip dns pr untuk melihat ip dns
Untuk meengatur DNS dengan cara ketik:
·
Ip dns set primary-dns=8.8.8.8
·
Ip dns set
secondary-dns=8.8.4.4
·
Ip dns set
allow-remote-request=yes
Setelah itu ketik ip dns pr
untuk mengecek kembali apakah DNS sudah terganti atau belum
7.
Lalu setting ip firewall agar bisa terhubung dengan
komputer clien.
Ketik: ip firewall nat add chain=srcnat
out-interface=public
src-address=192.168.2.0/24 action=masquerade
8.
Setelah itu reboot system dengan
cara ketik: system reboot lalu
enter. Setelah direboot masukkan kembali username admin dan passwordnya
9.
Lalu ke komputer client (Win XP) yang telah
diatur jaringannya dengan jaringan
internal dan atur Ip
Addressnya dengan ketentuan:
·
Ip address : 192.168.2.2
·
Subnet mask : 255.255.255.0
·
Default gateway : 192.168.2.1
Lalu klik OK
10.
Jika sudah diatur lalu ping ke 192.168.1.2 dan 192.168.2.1
jika hasilnya reply maka jaringan internet yang kita buat tadi di Mikrotik
telah berhasil.
- ping 192.168.1.2
- ping 192.168.2.1
V.
V. HASIL
KERJA
Hasilnya komputer harus bisa terkoneksi dari client ke public, dan hasilnya seperti ini:
- jika ping ke 192.168.1.2 replay maka konfigurasi sukses
- jika ping ke 192.168.2.1 replay maka konfigurasi sukses
VI.
VI. KESIMPULAN
Harus teiliti dalam setiap pekerjaan apa pun agar hasilnya baik






0 komentar:
Posting Komentar